Kunci Mudah Belajar Speaking
Kunci Mudah Belajar Speaking
1. Pahami apa yang termasuk Parts of Speech
(Noun, Pronoun, Verb, Adjective, Adverb, Preposition, Conjunction)
Dengan memahami materi ini, kita akan mudah dalam mengelompokan kata beserta fungsinya dalam kalimat. Kata apa yang menjadi Subject, Predicate, Object, dan Complement dalam kalimat tersebut.
2. Kuasai materi Sentences (Verbal & Nominal Sentences)
Jika kita menguasai materi sentences, kita sudah memasuki pada tahap kedua dari belajar English Speaking. Itu karena kita sudah mulai menerapkan materi parts of speech pada kalimat.
Pada dasarnya, baik itu writing atau pun speaking tentunya merupakan aktivitas penggunaan kalimat yang tergolong pada Verbal Sentences atau Nominal Sentences. Dalam hal ini, kita cukup memahami pola kalimatnya saja (Sentence structures). Kalau dalam Bahasa Inggris polanya seperti ini:
CONTOH
1. Subject + Verb She walks.
2. Subject + Verb + Object I need a book.
3. Subject + Verb + Object + Complement They play soccer in the back yard.
4. Subject + Verb + Complement The students are in the classroom.
Jika melihat pola tersebut di atas, fungsi kalimatnya tidak paralel (Subject, Verb, Object, Complement) Setelah Subject langsung disebutkan sebagai Verb (bukannya Predicate). Padahal Verb adalah kelas kata bukan fungsi kata. Dalam konteks ini, Verb langsung dimasukan dalam pola kalimat agar memudahkan penyusunan kata dalam menjadi sebuah kalimat. Jadi tidak masalah yang penting struktur kalimat itu menjadi benar sesuai English Grammar.
Hal ini berbeda dengan Pola Kalimat Bahasa Indonesia yang tidak mewajibkan kata kerja hadir untuk membentuk sebuah kalimat yang benar. Setelah Subject bisa diletakkan kelas kata selain Verb. Lihat perbedaannya dalam CONTOH berikut ini:
John sakit (Subject + Adjective) ===> Pola kalimat Bahasa Indonesia
John is sick (Subject + Verb + Adjective) ===> Pola kalimat Bahasa Inggris/ English Grammar
Dari contoh pola kalimat kedua, bisa dilihat bahwa di situ diperlukan kata kerja "is" untuk menjadi kalimat. Jika tidak ditambahkan kata kerja "is" maka secara gramatikal menjadi salah.
Contoh:
John sick
I a student
We in Bandung
She beautiful
Jika pernah belajar bahasa Inggris sebelumnya, anda pasti akan melihat atau mendengar ungkapan tersebut di atas menjadi janggal, bukan? Ya, itu karena memang secara gramatikal (tata bahasa/ kaidah/ aturan) adalah salah. Belum menjadi sebuah kalimat karena tidak ada atau tidak memiliki kata kerja. Susunan kata itu masih tergolong pada frasa, bukan klausa/ kalimat.
Berikut ini adalah CONTOH yang benar:
John is sick.
I am a student.
We are in Bandung.
She is beautiful.
3. Latihan mandiri Story Telling/ Presentasi in English
Ini merupakan tahap terakhir.
Cukup berdiri atau duduk di sebuah ruangan atau kamar tidur. Bayangkan seolah-olah anda berada di hadapan orang banyak (sekitar 5 - 10 orang). Lalu bicarakan sesuatu dalam Bahasa Inggris. Konsep yang paling mudah adalah anda ambil tema story telling saja. Anda bisa ceritakan suatu peristiwa yang pernah anda alami. Cerita tentang liburan, pengalaman seram, lucu dan sebagainya yang sekiranya mudah bagi anda untuk menceritakannya dalam bahasa sehari-hari yang sederhana. Karena dalam tahap ini, anda hanya perlu melatih kemampuan merangkai atau menyusun kata-kata menjadi sebuah kalimat yang baik dan benar. Setelah belajar pola kalimat tersebut di atas, harusnya sudah memudahkan anda untuk praktik Speaking atau pun writing. Yang terpenting, dalam bahasa Inggris predicate harus berupa Verb atau mengandung Verb.
Anda bisa melakukan latihan mandiri seperti ini berulang-ulang sampai anda merasakan sendiri kelancarannya. Setelahnya, anda bisa praktik langsung dengan teman, rekan, atau bahkan orang asing yang berbahasa Inggris/ Native Speaker agar menjadi lebih "real."
Selamat Mencoba !
Komentar
Posting Komentar