Countable Nouns
Countable Nouns ( kata benda yang dapat dihitung)
Adalah kata benda yang dapat dihitung dengan angka jumlahnya, seperti:
book, bag, car, shoe, dog, girl, teacher, students, house, umbrella, apple, chair, door, window, etc.
1. Bisa berubah bentuk dari singular (bentuk tunggal) ke Plural (bentuk jamak), contoh:
Singular Plural
a book many books
a chair five chairs
a girl four girls
an apple three apples
a shoe shoes
an umbrella two umbrellas
2. Jika dalam bentuk singular, kata kerja (Verb) yang digunakan harus ditambah “s atau es” dibelakangnya dan untuk to be harus menggunakan “is” atau “was”, contoh:
- A girl comes here every morning
Seorang gadis datang kemari setiap pagi.
- The house belongs to my father.
Rumah itu milik ayah saya.
- My umbrella is yellow.
Payung saya berwarna kuning.
3. Jika dalam bentuk plural, kata kerja (Verb) yang digunakan jangan ditambah “s atau es” dibelakangnya dan untuk to be harus menggunakan “are” atau “were”, contoh:
- Many girls come here every morning
Banyak gadis datang kemari setiap pagi.
- The houses belong to my father.
Rumah-rumah itu milik ayah saya.
- My umbrellas are yellow.
Payung-payung saya berwarna kuning.
Adalah kata benda yang dapat dihitung dengan angka jumlahnya, seperti:
book, bag, car, shoe, dog, girl, teacher, students, house, umbrella, apple, chair, door, window, etc.
1. Bisa berubah bentuk dari singular (bentuk tunggal) ke Plural (bentuk jamak), contoh:
Singular Plural
a book many books
a chair five chairs
a girl four girls
an apple three apples
a shoe shoes
an umbrella two umbrellas
2. Jika dalam bentuk singular, kata kerja (Verb) yang digunakan harus ditambah “s atau es” dibelakangnya dan untuk to be harus menggunakan “is” atau “was”, contoh:
- A girl comes here every morning
Seorang gadis datang kemari setiap pagi.
- The house belongs to my father.
Rumah itu milik ayah saya.
- My umbrella is yellow.
Payung saya berwarna kuning.
3. Jika dalam bentuk plural, kata kerja (Verb) yang digunakan jangan ditambah “s atau es” dibelakangnya dan untuk to be harus menggunakan “are” atau “were”, contoh:
- Many girls come here every morning
Banyak gadis datang kemari setiap pagi.
- The houses belong to my father.
Rumah-rumah itu milik ayah saya.
- My umbrellas are yellow.
Payung-payung saya berwarna kuning.
Komentar
Posting Komentar